<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Gambang Syafaat</title>
	<atom:link href="http://gambangsyafaat.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com</link>
	<description>Untuk Kesehjahteraan dan Kebersamaan Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Thu, 18 Oct 2007 10:34:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='gambangsyafaat.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Gambang Syafaat</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://gambangsyafaat.wordpress.com/osd.xml" title="Gambang Syafaat" />
	<atom:link rel='hub' href='http://gambangsyafaat.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Semoga Berbeda Sepanjang Masa</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/10/18/semoga-berbeda-sepanjang-masa/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/10/18/semoga-berbeda-sepanjang-masa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Oct 2007 10:33:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cak Nun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/10/18/semoga-berbeda-sepanjang-masa/</guid>
		<description><![CDATA[YANG saya benar-benar merasa kesulitan adalah menjawab SMS: “Idul Fitri yang benar tanggal 12 atau 13 Oktober?”Terlebih-lebih lagi, “CN ikut yang mana?” Lebih sulit dibanding SMS minta modal dalam jumlah yang jauh di atas kemampuan keuangan saya. Kalau SMS soal stres, problem keluarga, pekerjaan, apalagi minta nama untuk bayinya, relatif bisa saya jawab, meskipun tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=47&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:bold;">YANG</span> saya benar-benar merasa kesulitan adalah menjawab SMS: “Idul Fitri yang benar tanggal 12 atau 13 Oktober?”Terlebih-lebih lagi, “CN ikut yang mana?”</p>
<p>Lebih sulit dibanding SMS minta modal dalam jumlah yang jauh di atas kemampuan keuangan saya. Kalau SMS soal stres, problem keluarga, pekerjaan, apalagi minta nama untuk bayinya, relatif bisa saya jawab, meskipun tidak memuaskan para pengirim SMS. Kalau minta nama, sudah lebih 3.000-an orang, masih bisa saya atasi, dan belum pernah saya kasih bunyi nama yang sudah pernah dipakai orang.</p>
<p>Sekurang-kurangnya saya belum pernah menemukan bahwa orang pernah memakainya. Sedangkan mengenai bab stres,kalau sekian kali penanya tak bisa menerima jawaban analitik,misalnya karena dia sebenarnya sudah punya jenis terapinya sendiri dan sekadar mau mendengar kalimat dengan meminjam mulut saya, biasanya saya kasih jawaban pamungkas: “Cara sederhana agar tidak stres,ya jangan stres”.</p>
<p>Kalau masih mengejar lagi, saya masih mau menjelaskan: “Segala makhluk dalam kehidupan ini hanya bisa hidup kalau ada ruang dan waktu yang tersedia baginya. Stres itu termasuk makhluk iseng.Kalau kau tak kasih ruang dan waktu baginya, dia tak bisa hidup….” Kalau soal pekerjaan, banyak wacana untuk mendiskusikan. Juga problem rumah tangga. Kalau bab modal, jika urusannya bayar rumah sakit, ya tinggal kita datangi rumah sakitnya.</p>
<p>Kalau di kampung, kita datangi kampungnya, cari RT/RW/RK, takmir masjid, atau tanya sanak familinya di mana. Kalau terlalu jauh di luar jangkauan saya, ya saya kirim daftar lembaga-lem- baga yang mungkin relevan untuk kebutuhannya. Mungkin Depsos, Dompet Dhuafa, organisasi-organisasi Amil Zakat, LSM-LSM pejuang pembela penderitaan rakyat. Atau kalau dia orang NU,yasaya kirim alamat PBNU. Kalau Muhammadiyah, saya kirim alamat PP Muhammadiyah.</p>
<p>Kalau dia dulu pilih SBY waktu pemilu, ya saya kirim alamat Cikeas. Dan beratus contoh lainnya. Yang benar-benar belum bisa saya jawab sampai saya tulis ini adalah pertanyaan tentang kapan Idul Fitri. Dalam pelaksanaan agama, ada tiga jalan: Ijtihad, Ittiba; dan Taqlid. Ijtihad itu perjuangan pemikiran, dengan segala perangkat yang diperlukan, untuk mencari, mendata, menganalisis, menyimpulkan, dan mengambil putusan. Hal kapan awal puasa dan kapan Idul Fitri, orang berijtihad dengan berbagai cara. Ada yang hisab: melakukan perhitungan ilmiah.</p>
<p>Ada yang ru’yah, melihat secara langsung dan lebih percaya kepada empirisme kasatmata. Mungkin ada juga Ru’yatul Hisab, penglihatan langsung terhadap hasil-hasil perhitungan ilmiah. Ada juga Hisabur-Ru’yah, melakukan perhitungan terhadap hasil penglihatan. Aslinya,kedua yang terakhir itu tidak ada pelakunya. Saya tuturkan sekadar untuk mengisi kebingungan melihat Partai Hisab dan Partai Ru’yah tidak pernah bikin aman umat sesudah 14 abad mesin Islam dijalankan.</p>
<p><span id="more-47"></span>Menkominfo Muhamad Nuh sebelum Ramadan tempo hari mengemukakan dalam sejumlah forum saya di berbagai daerah, bahwa beliau memprakarsai penggunaan suatu jenis teknologi untuk melihat hilal secara langsung, disiarkan langsung melalui televisi nasional, sehingga setiap orang menyaksikan sendiri, mengalami Hilal dengan pandangan matanya dan merasa seakan-akan ia mengambil putusan sendiri kapan Hari Raya tanpa menunggu atau tergantung Muhammadiyah, NU atau pemerintah. Wallahua’lam bagaimana nasib rencana beliau itu.</p>
<p>Dalam perjalanan acara Ramadan beliau bersama Kiai Kanjeng di Bawean dan Gunung Kidul, tak ada Pak Nuh kemukakan soal itu. Sampai kemarin malam di Gorontalo, juga tidak ada update wacana tentang itu. Dalam acara di lapangan depan kantor gubernuran Gorontalo bersama Fadel “Sultan Gorontalo” Muhammad, terpaksa saya menjawab dengan doa: “Ya,Allah yang Mahaluas Hati,hendaklah Engkau pelihara perbedaan ketentuan tentang kapan Idul Fitri di antara sejumlah golongan kaum muslimin di negeri indah kami ini.Jangan sampai mereka bersatu, ya Allah, demi memelihara kehangatan pergaulan di antara kami semua.</p>
<p>Kalau perlu ada 30 pendapat yang saling berbeda tentang Hari Raya ya Allah, sehingga umat Islam berhari raya tiap hari selama sebulan….” Ittiba’ adalah perbuatan mengikuti suatu putusan, namun dengan pemahaman yang memadai tentang pilihannya itu. Sementara Taqlid adalah mengikuti suatu putusan, tanpa memahami apa yang dipilihnya.</p>
<p>Bisa tidak memahami, bisa tidak peduli, bisa dengan anggapan bahwa karena tafsir agama itu selama ini diumumkan sebagai hak prerogatif ulama, maka biarkan ulama kasih tafsir dan fatwa kapan Idul Fitri tiba: kita tinggal pilih salah satu yang kita mantap, yang enak, atau yang apa pun terserah pertimbangan subjektif setiap orang. Misalnya ada yang berpendapat: pilih yang duluan saja.</p>
<p>Kalau ternyata keliru, ya nanti bayar puasa sekali. Kalau pilih yang belakangan,nggak ada puasa yang perlu dibayar,tapi justru salah dan berdosa karena kita masih puasa ketika Idul Fitri sudah tiba. Kemudian ada yang bertanya kepada saya: “Kapan Idul Fitri?” Jawaban yang ada di pikiran saya, namun belum saya SMS-kan adalah: “Emangnya siapa saya,sehingga berhak menjawab itu? Apakah aku seorang Mufassir? Apakah aku panutan umat? Apakah aku panutanmu? Kenapa di bidang Hari Raya saja engkau mau menganut aku? (*)</p>
<p><span style="font-weight:bold;"> EMHA AINUN NADJIB</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=47&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/10/18/semoga-berbeda-sepanjang-masa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>”Islamic Valentine Day”</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/09/26/%e2%80%9dislamic-valentine-day%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/09/26/%e2%80%9dislamic-valentine-day%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 10:11:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cak Nun]]></category>
		<category><![CDATA[Gambang Syafaat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/09/26/%e2%80%9dislamic-valentine-day%e2%80%9d/</guid>
		<description><![CDATA[JUDUL ini harus dikasih tanda petik di awal dan akhir, karena sesungguhnya itu istilah ngawur dari sudut apapun kecuali dari sisi iktikad baik tentang cinta kemanusiaan. Islam bukan kostum drama, sinetron atau tayangan-tayangan teve Ramadan. Islam itu substansi nilai, juga metodologi.Ia bisa memiliki kesamaan atau perjumpaan dengan berbagai macam substansi nilai dan metodologi lain, baik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=46&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:bold;">JUDUL </span>ini harus dikasih tanda petik di awal dan akhir, karena sesungguhnya itu istilah ngawur dari sudut apapun kecuali dari sisi iktikad baik tentang cinta kemanusiaan.</p>
<p>Islam bukan kostum drama, sinetron atau tayangan-tayangan teve Ramadan. Islam itu substansi nilai, juga metodologi.Ia bisa memiliki kesamaan atau perjumpaan dengan berbagai macam substansi nilai dan metodologi lain, baik yang berasal dari ”agama” lain, dari ilmu-ilmu sosial modern atau khasanah tradisi. Namun sebagai sebuah keseluruhan entiti, Islam hanya sama dengan Islam.</p>
<p>Bahkan Islam tidak sama dengan tafsir Islam.Tidak sama dengan pandangan pemeluknya yang berbagai-bagai tentang Islam. Islam tidak sama dengan Sunni, Syi’i, Muhammadiyah, NU, Hizbut Tahrir dan apapun saja aplikasi atas tafsir terhadap Islam. Islam yang sebenar-benarnya Islam adalah dan hanyalah Islam yang sejatinya dimaksudkan oleh Allah.</p>
<p>Semua pemeluk Islam berjuang dengan pandangan-pandangannya masingmasing mendekati sejatinya Islam. Sehingga tidak ada satu kelompok pun yang legal dan logis untuk mengklaim bahwa Islam yang benar adalah Islamnya kelompok ini atau itu. Kalau ada teman melakukan perjuangan ”islamisasi”, ”dakwah Islam”, ”syiar Islam”, bahkan perintisan pembentukan ”Negara Islam Indonesia” – yang sesungguhnya mereka perjuangkan adalah Islamnya mereka masingmasing.</p>
<p>Dan Islamnya si A si B si C tidak bisa diklaim sebagai sama dengan Islamnya Allah sejatinya Islam. Demikianlah memang hakekat penciptaan Allah atas kehidupan. Sehingga Islam bertamu ke rumahmu tidak untuk memaksamu menerimanya. La ikroha fid-din.Tak ada paksaan dalam Agama, juga tak ada paksaan dalam menafsirkannya. Tafsir populer atas Islam bahkan bisa menggejala sampai ke tingkat pelecehan atas Islam itu sendiri.</p>
<p><span id="more-46"></span>Islam bisa hanya disobek-sobek, diambil salah satu sobekannya yang menarik bagi seseorang karena enak dan sesuai dengan seleranya. Islam bisa diperlakukan hanya dengan diambil salah satu unsurnya, demi mengamankan psikologi subyektif seseorang sesudah hidupnya ia penuhi dengan pelanggaran-pelanggaran terhadap Islam.</p>
<p>Islam bisa hanya diambil sebagai ikon untuk mengkamuflase kekufuran, kemunafikan, kemalasan pengabdian,korupsi atau keculasan. Islam bisa dipakai untuk menipu diri, diambil satu faktor pragmatisnya saja: yang penting saya sudah tampak tidak kafir, sudah merasa diri bergabung dengan training shalat, sudah kelihatan di mata orang lain bahwa saya bagian dari orang yang mencari sorga, berdzikir ingat keserakahan diri dan keserakahan itu bisa dihapus dengan beberapa titik air mata di tengah ribuan jamaah yang berpakaian putih-putih bagaikan pasukan Malaikat Jibril.</p>
<p>Sedemikian rupa sehingga kita selenggarakan dan lakukan berbagai formula dunia modern, industri liberal, mode show, pembuatan film, diskusi pengajian, yang penting dikasih kostum Islam.Tentu saja tidak usah kita teruskan sampai tingkat menyelenggarakan tayangan ”Gosip Islami”, ”Lokalisasi Pelacuran Islami”, ”Peragaan Busana Renang Wanita Muslimah” atau pertandingan volley ball wanita muslimah berkostum mukena putih-putih. Sampai kemudian dengan tolol dan ahistoris kita resmikan salah satu hari ganjil di tengah sepuluh hari terakhir Ramadan sebagai Hari Valentine Islami&#8230;</p>
<p>Tapi sesungguhnya saya serius dengan makna Hari Kasih Sayang Islam versi Rasulullah Muhammad SAW. Fathu Makkah, yang diabadikan dalam Al Qur’an sebagai Fathan Mubiiina, kemenangan yang nyata, terjadi pada Bulan Ramadan, tepatnya pada tanggal 10 Ramadan tahun ke-8 Hijriyah. Pasukan Islam dari Madinah merebut kembali kota Makkah. Diizinkan Allah memperoleh kemenangan besar. Ribuan tawanan musuh diberi amnesti massal&#8230;</p>
<p>Rasulullah berpidato kepada ribuan tawanan perang: ”&#8230;hadza laisa yaumil malhamah, walakinna hadza yaumul marhamah,wa antumut thulaqa&#8230;.”.Wahai manusia, hari ini bukan hari pembantaian, melainkan hari ini adalah hari kasih sayang, dan kalian semua merdeka kembali ke keluarga kalian masing-masing. Pasukan Islam mendengar pidato itu merasa shock juga. Berjuang hidup mati,diperhinakan dilecehkan sekian lama, ketika kemenangan sudah di genggaman: malah musuh dibebaskan. Itu pun belum cukup. Rasulullah memerintahkan papasan perang, berbagai harta benda dan ribuan onta, dibagikan kepada para tawanan.</p>
<p>Sementara pasukan Islam tidak memperoleh apa-apa. Sehingga mengeluh dan memproteslah sebagian pasukan Islam kepada Rasulullah. Mereka dikumpulkan dan Muhammad SAW bertanya: ”Sudah berapa lama kalian bersahabat denganku?” Mereka menjawab: sekian tahun, sekian tahun&#8230; ”Selama kalian bersahabat denganku, apakah menurut hati kalian aku ini mencintai kalian atau tidak mencintai kalian?”</p>
<p>Tentu saja sangat mencintai. Rasulullah mengakhiri pertanyaannya: ”Kalian memilih mendapatkan onta ataukah memilih cintaku kepada kalian?” Menangislah mereka karena cinta Rasulullah kepada mereka tidak bisa dibandingkan bahkan dengan bumi dan langit. Tentu saja, andai kita berada di situ sebagai bagian dari pasukan Islam, kelihatannya kita menjawab agak berbeda: ”Sudah pasti kami memilih cinta Rasulullah&#8230; tapi kelau boleh mbok ya juga diberi onta dan emas barang segram dua gram&#8230;”(*)</p>
<p>EMHA AINUN NADJIB</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=46&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/09/26/%e2%80%9dislamic-valentine-day%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menuju Batas Waktu 17 Agustus 2007</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/08/05/menuju-batas-waktu-17-agustus-2007/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/08/05/menuju-batas-waktu-17-agustus-2007/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Aug 2007 07:49:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jamaah Maiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/09/15/menuju-batas-waktu-17-agustus-2007/</guid>
		<description><![CDATA[Quo Vadis, Jama&#8217;ah Maiyah? Bismillahirrohmannirrohiim &#8230; Katakanlah: &#8220;Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum (kerabat) keluargamu, harta kekayaan yang usahakan, perniagaan yang khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah hal-hal yang lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.&#8221; Dan Allah tidak memberi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=22&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/09/dsc_0044.jpg?w=434&#038;h=287" alt="dsc_0044.jpg" height="287" width="434" /></p>
<p><strong>Quo Vadis, Jama&#8217;ah Maiyah? </strong></p>
<p>Bismillahirrohmannirrohiim &#8230;<br />
Katakanlah: <em>&#8220;Jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum (kerabat) keluargamu, harta kekayaan yang usahakan, perniagaan yang khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah hal-hal yang lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya.&#8221;</em> Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.  &#8212;  (QS. At Taubah : 24).</p>
<p>Ayat di atas sengaja dimunculkan (baca: tidak disembunyikan) sebagai pembuka tulisan ini karena penulis sangat yakin bahwa hal yang sudah diperingatkan dalam ayat dimaksud merupakah salah satu substansi persoalan yang sedang dihadapi oleh masyarakat dan bangsa ini  &#8212;  termasuk &#8220;masyarakat Maiyah&#8221; di dalamnya.<br />
Seperti sudah diketahui oleh kalangan masyarakat luas bahwa pada pra maupun pasca reformasi (sampai pada situasi terakhir ini) tidak sedikit jumlah warga negara Indonesia yang hidup dalam situasi dan kondisi penuh ketidakpastian. Menjadi gelisah dan kelihatan bingung : mereka secara sah menjadi warga negara tapi seperti tak memiliki negara (karena diabaikan/ditelantarkan oleh aparatur penyelenggara negara); diakui sebagai penduduk kemudian ditarik pajak oleh pemerintahan tapi tak pernah merasa diayomi oleh pemerintahnya; disebut-sebut memiliki wakil rakyat tapi keluh-kesahnya tak pernah didengar dan harapannya tak kunjung terwujud. Dalam situasi yang seperti itulah tiba-tiba muncul gagasan/konsep tentang &#8220;Maiyah&#8221;: secara harfiah dapat berarti &#8220;lingkaran (bersama) Allah&#8221;  &#8212;  atau lingkaran kebersamaan menuju ridha Allah.</p>
<p><span id="more-22"></span>Konseptornya sudah tentu berpikir cermat dan teliti ketika mulai meluncurkan konsep ini. Dan suka atau tidak, konsep ini sudah mulai bisa diterima di kalangan masyarakat luas meskipun &#8220;pengikutnya&#8221; masih terhitung sedikit  &#8212;  artinya, jumlahnya tidak sebesar ormas-ormas yang seringkali mengatasnamakan Islam atau bersembunyi dibalik Nama Besar Allah tapi perilaku politik-ekonominya justru cenderung mempermalukan Nama Besar Allah. Namun, tak perlu berkecil hati. Karena, meskipun jumlah &#8220;jama&#8217;ah Maiyah&#8221; (selanjutnya: JM) dapat dihitung dengan jari bukan berarti komunitas ini tak layak diperhitungkan di masa akan datang. Sebab pertama adalah Rasulullah pernah berkata, bahwa ummat Islam (Muslim) akan bertambah jumlahnya tetapi hanya seperti buih di atas permukaan samudra; kedua adalah indikator keberhasilan pencapaian tujuan JM (seperti sudah seringkali didengar) memang tidak berpijak pada ukuran kuantitas, melainkan kualitas nilai (Islam) menuju sebuah masyarakat yang rahmatan lil &#8216;alamin.</p>
<p>Dan itu bukan teori semata, lantaran konsep-konsep yang bersandar pada ajaran Islam memang sudah teruji sejak 800 ratus tahun silam di bawah kepemimpinan Rasulullah. Yang patut menjadi pertanyaan kemudian adalah kapan JM bisa memutuskan untuk mulai mengambil momentum yang tepat dan bergerak pada tataran aksi nyata (action) dengan pilihan yang sangat terbatas: (1) berperan serta dalam mengatasi bermacam persoalan yang sedang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat dan bangsa ini dengan tetap berada di bawah naungan Republik Indonesia; atau (2) menyampaikan mosi tidak percaya kepada semua produk sistem ketatanegaraan republik ini termasuk kepada pemimpin lembaganya, kemudian berkomitmen untuk berjuang tanpa henti melawan segala macam bentuk kedholiman, ketidakadilan, kemunafikan, penindasan, tipu-daya, pembodohan, keterbelakangan, kemiskinan, dan lain-lain sejenisnya.</p>
<p>Apapun pilihannya, resiko akan selalu ada. Bahkan ketika JM mengambil sikap diam tak peduli pun, resikonya akan tetap ada. Namun apa pun resikonya, JM sudah terlanjur terangkat ke permukaan bahkan dipandang sebagai &#8220;anak haram republik&#8221; yang lahir akibat hasil &#8220;pemerkosaan keadilan&#8221; yang dilakukan oleh para pembuat dan pelaksana kebijakan di negeri ini.<br />
Atau, seandainya JM masih tetap diam dengan alasan &#8220;menunggu&#8221;, apalagi yang mesti ditunggu? Padahal, ayat yang sudah dikutip di atas sebagai pembuka tulisan ini sudah cukup memberikan arah/pedoman tentang apa yang seharusnya dapat dilakukan. Apakah memang masih perlu menunggu keajaiban jatuh dari dari langit? Atau, menunggu sampai ada petinggi pemerintahan yang jatuh dari kursinya? Sementara kehidupan di negeri ini (termasuk JM di dalamnya) sedang terus berproses menuju kehancuran yang paling sempurna dan bisa mengerikan akibatnya. (Di2ng/pb dot com)</p>
<p><em><strong>Chairudin Chairudin ( salahurusnegara@yahoo.co.id), Jakarta, 10 April 2007 </strong></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=22&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/08/05/menuju-batas-waktu-17-agustus-2007/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/09/dsc_0044.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc_0044.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikamaba Harusnya Senang</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/ikamaba-harusnya-senang/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/ikamaba-harusnya-senang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 17:06:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Baiturrahman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/ikamaba-harusnya-senang/</guid>
		<description><![CDATA[Hasil Rapat Pleno Yayasan KETUA  Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, H Imam Syafi’i SE MM ketika dihubungi mengakui adanya rencana pemindahan sekretariat Ikamaba ke Masjid Islamic Centre Jateng, Manyaran. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil keputusan rapat pleno yayasan, sehingga Ikamaba harus mematuhinya. “Ikamaba itu kan anak asuh yayasan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=19&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Hasil Rapat Pleno Yayasan</strong></p>
<p>KETUA  Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, H Imam Syafi’i SE MM ketika dihubungi mengakui adanya rencana pemindahan sekretariat Ikamaba ke Masjid Islamic Centre Jateng, Manyaran. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil keputusan rapat pleno yayasan, sehingga Ikamaba harus mematuhinya.</p>
<p>“Ikamaba itu kan anak asuh yayasan. Dan itu keputusan pleno yayasan, sehingga harus dipatuhi,” tutur Imam kepada Radar Semarang saat dihubungi lewat ponselnya, kemarin.</p>
<p>Menurutnya, pemindahan sekretariat Ikamaba ke Manyaran sebenarnya bukan masalah besar yang perlu diperdebatkan. Pasalnya, Masjid Islamic Centre masih bernaung dalam satu yayasan yang sama, yakni Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah.. Yang ada hanyalah pemahaman yang berbeda dari anak-anak Ikamaba. Menurutnya, seharusnya Ikamaba lebih senang jika ditempatkan di lokasi yang baru tersebut. Pasalnya, tempat baru lebih bagus dan lebih luas dibandingkan sekretariat yang sekarang.  ”Kalau niatnya mau ikut menyebarkan Islam, tentunya mereka mau ditempatkan di Islamic Centre,” tambahnya.<span id="more-19"></span><br />
Dua ruangan yang saat ini ditempati Ikamaba dan Arimbi, menurut Imam, akan digunakan pengurus yayasan sebagai ruang kajian Islam. Hal ini dirasa lebih penting dibandingkan sebagai sekretariat Ikamaba. ”Sekretariat itu kan lebih sering buat tidur saja. Coba Anda tanya mereka. Jangan sampai Anda dibohongi. Dasar hukumnya apa, kalau mereka tetap ingin di situ,” ujar Imam.</p>
<p>Ia juga mengakui,  pengurus Ikamaba sempat mengajukan permohonan bisa tetap menempati ruang yang sekarang meski harus membayar biaya sewa. Hal ini disampaikan dalam rapat pleno, di mana dua orang pengurus Ikabama hadir dalam kesempatan itu.  Hanya saja, rapat pleno menolak permintaan tersebut dan tetap pada keputusan agar Ikamaba memindahkan sekretariat ke Manyaran.</p>
<p>”Tanggal rapatnya saya lupa, tapi memang 2 orang pengurus Ikamaba mengajukan permohonan tersebut. Tapi ditolak dalam pleno. Ruangan tersebut tetap akan dipakai pengurus untuk ruang kajian,” tambahnya. (ton/radarsemarang)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=19&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/ikamaba-harusnya-senang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memanas, Ikamaba vs YPKPI</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/memanas-ikamaba-vs-ypkpi/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/memanas-ikamaba-vs-ypkpi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 14:33:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Baiturrahman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/memanas-ikamaba-vs-ypkpi/</guid>
		<description><![CDATA[SEMARANG–Perseteruan antara Ikatan Pemuda Remaja Masjid Baiturrahman (Ikamaba) dengan Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman (YPKPI-MRB) Jateng semakin memanas. Pernyataan pihak yayasan bahwa keputusan memindahkan sekretariat Ikamaba dari kompleks Masjid Baiturrahman ke Masjid Islamic Centre Manyaran berdasarkan rapat pleno yayasan, dianggap tidak benar. “Rapat itu bukan rapat pleno, tapi rapat bidang sarana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=18&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG–</strong>Perseteruan antara Ikatan Pemuda Remaja Masjid Baiturrahman (Ikamaba) dengan Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman (YPKPI-MRB) Jateng semakin memanas. Pernyataan pihak yayasan bahwa keputusan memindahkan sekretariat Ikamaba dari kompleks Masjid Baiturrahman ke Masjid Islamic Centre Manyaran berdasarkan rapat pleno yayasan, dianggap tidak benar.</p>
<p>“Rapat itu bukan rapat pleno, tapi rapat bidang sarana dan prasarana. Jadi tidak benar kalau dikatakan sebagai keputusan pleno,” tutur Ketua Ikamaba, Prasetyo kepada Radar Semarang, kemarin.  Berdasarkan dokumen yang berhasil didapatkan Radar Semarang, keputusan tersebut merupakan salah satu keputusan rapat bidang sarana dan prasarana yang diselenggarakan pada 21 Februari 2007.</p>
<p>Dalam resume hasil rapat yang ditandatangani oleh Ketua Umum YPKPI-MRB, H Imam Syafi’i SE MM selaku pimpinan rapat dan nolutis Ir Kasiran Munajat, keputusan untuk mengembangkan Masjid Islamic Centre dengan memindahkan sekterariat Arimbi dan Ikamaba ke Masjid Islamic Centre tercantum pada poin ke-10. Dalam notulensi ini diketahui bahwa pihak Ikamaba maupun Arimbi tidak hadir dalam rapat tersebut. “Kami tidak diundang atau diajak bicara mengenai keputusan itu,” tutur Prasetyo.<span id="more-18"></span><br />
Selain itu, tambah Prasetyo, YPKPI-MRP merupakan yayasan baru yang belum memiliki AD/ART dan susunan struktural kepengurusan. Menurutnya, YPKPI-MRP  berbeda dengan Yayasan Masjid Raya Baiturrahman yang menaungi kegiatan di Masjid Baiturrahman selama ini.  Oleh sebab itu, pengurus YPKPI-MRB diminta untuk melihat sejarah Baiturrahman selama ini. Ikamaba merupakan salah satu organisasi yang telah mewarnai kegiatan masjid sejak 1976.</p>
<p>Sebelumnya, Ketua Umum YPKPI-MRB, H Imam Syafi’i SE MM menjelaskan,  keputusan pemindahan tersebut merupakan hasil rapat pleno yayasan. Sehingga sebagai anak asuh, Ikamaba harus mematuhinya. Disebutkan,  YPKPI-MRB merupakan yayasan yang menaungi dua masjid, yakni Baiturrahman dan Islamic Centre. (ton)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=18&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/memanas-ikamaba-vs-ypkpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yayasan Masjid Baiturrahman &#8220;Bersih-Bersih&#8221;</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/yayasan-masjid-baiturrahman-bersih-bersih/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/yayasan-masjid-baiturrahman-bersih-bersih/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Mar 2007 14:20:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Baiturrahman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/yayasan-masjid-baiturrahman-bersih-bersih/</guid>
		<description><![CDATA[Yang Bakal Terusir dari Baiturrahman PENGELOLA kompleks Masjid Baiturrahman Simpang Lima Semarang melakukan ‘bersih-bersih’.  Sejumlah unit kegiatan di kompleks masjid kebanggaan orang Semarang itu pun menjadi korbannya. Dua di antaranya, Ikamaba (Ikatan Remaja Masjid Baiturrahman) dan Marching Band Arimbi. Langkah itu langsung mendapat protes. Benarkah ada diskriminasi terhadap pengusiran Ikamaba? Benarkah ada tudingan kompleks masjid [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=15&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/03/img_0125.jpg?w=352&#038;h=264" alt="IKAMABA - Remaja Masjid Baiturrahman" height="264" width="352" /></p>
<p><strong>Yang Bakal Terusir dari Baiturrahman<br />
</strong><br />
PENGELOLA kompleks Masjid Baiturrahman Simpang Lima Semarang melakukan ‘bersih-bersih’.  Sejumlah unit kegiatan di kompleks masjid kebanggaan orang Semarang itu pun menjadi korbannya. Dua di antaranya, Ikamaba (Ikatan Remaja Masjid Baiturrahman) dan Marching Band Arimbi. Langkah itu langsung mendapat protes. Benarkah ada diskriminasi terhadap pengusiran Ikamaba? Benarkah ada tudingan kompleks masjid itu akan dikomersilkan?</p>
<p>Saat ini, praktis hubungan antara Ikamaba dengan Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Masjid Raya Baiturrahman Jateng,  sedang memanas. Ini setelah pihak yayasan mengeluarkan surat No 016/YPKPI-MRB/III/07. Isinya,  meminta  Ikamaba dan Marching Band Arimbi untuk segera hengkang dari  kompleks Masjid Baiturrahman. Mereka diminta memindahkan sekretariatnya   ke kompleks Masjid Islamic Centre Jateng di Manyaran.  Pihak yayasan memberi waktu selama 2 bulan terhitung sejak 1 Maret 2007.</p>
<p>Rencana pemindahan ke lokasi baru yang berjarak lebih dari 5 kilometer dari Masjid Baiturrahman inilah yang memancing protes  Ikamaba. ”Kita menolak keputusan tersebut. Kita ini kan remaja Masjid Baiturrahman, masa sekretariatnya dipindah ke masjid lain di Islamic Centre,” tutur Ketua Ikamaba, Prasetyo kepada Radar Semarang, kemarin. <span id="more-15"></span><br />
Keputusan pemindahan sekretariat ini, merupakan hasil rapat bidang sarana prasarana yayasan pada 21 Februari 2007 lalu. Rapat  dihadiri  ketua umum yayasan, ketua IV, bendahara umum, ketua bidang takmir, ketua bidang pendidikan dan pelatihan, ketua bidang dan subbidang sarana prasarana, para kepala sekolah dan para ketua komite sekolah.  “Kami tidak diajak dalam rapat tanggal 21 Februari. Jadi kami tidak dimintai pendapatnya dalam keputusan ini,” tutur Prasetyo.</p>
<p>Alasan  pihak yayasan bahwa  pemindahan  dilakukan dalam rangka penataan ruangan dan pengembangan Masjid Islamic Centre, menurut Prasetyo, kurang tepat. Konsep  penataan ruangan  hingga saat ini masih menjadi bahan pertanyaan Ikamaba. ”Kira-kira konsep penataan tersebut seperti apa? Alasan untuk mengembangkan Islamic Centre kami rasa  juga tidak tepat,” sentilnya. Sebab, masih menurut Prasetyo, jika untuk mengembangkan tempat tersebut, bisa saja membuat ikatan remaja setempat atau Ikamaba membuka cabang di sana, namun pusat sekretariat tetap di Masjid Baiturrahman.</p>
<p>Menurut rencana, yayasan akan menggunakan  dua tempat tersebut sebagai ruang kajian agama Islam. Hal ini terjadi, ujar Prasetyo, setelah ruang kajian yang sebelumnya ada, disewakan sebagai ruko. Sehingga, jika ada kegiatan, terpaksa menggunakan ruang salat yang memiliki keterbatasan. Yang menarik, saat Ikamaba ingin menggunakan aula, juga dilarang.  Alasannya, aula  hanya untuk disewakan.</p>
<p>“Akibatnya, kegiatan pengajian gambang syafa’at Minggu (25/3) lalu, dilakukan di halaman masjid. Kalau tidak hujan memang tidak masalah, tapi kalau hujan tentu akan mengganggu,” tambahnya.</p>
<p>Keputusan pemindahan ini pun sarat  diskriminasi. Sebab, lembaga Bina Wanita tetap diberi kesempatan menempati sekretariatan di kompleks Masjid Baiturrahman. ”Bina Wanita sifatnya juga tidak sewa. Kalau mereka mendapat fasilitas, mengapa kami tidak?” protes  Prasetyo.</p>
<p>Sebenarnya, pihak Ikamaba telah mengajukan permohonan agar tetap diizinkan menempati sekretariat saat ini. Bahkan mereka sanggup membayar uang sewa, jika pihak yayasan menginginkan hal itu.  Hanya saja, hingga saat ini, usulan tersebut belum mendapatkan tanggapan  positif.</p>
<p>Masalah lain yang akan dihadapi Ikamaba jika jadi dipindah ke Manyaran, tambah Prasetyo, kemungkinan besar kegiatan-kegiatan selama ini perlahan-lahan akan mati. Dengan jauhnya lokasi sekretariat baru, para anggota Ikamaba akan malas-malasan  datang ke sana. Padahal, salah satu hal yang membuat mereka tertarik bergabung dalam Ikamaba, karena mudahnya akses sekretariat yang menjadi satu dengan masjid.</p>
<p>”Selama ini bisa dikatakan 80 persen kegiatan di Baiturrahman diselenggarakan oleh Ikamaba. Yang ngopeni kegiatan-kegiatan kajian di masjid ya Ikamaba. Dan kegiatan ini jarang disubsidi oleh pihak yayasan,” ujarnya.</p>
<p>Rencana pemindahan ini juga disayangkan  Miftahul Huda, salah seorang anggota Ikamaba asal Kendal. Menurutnya, lokasi sekretariat saat ini dirasa sangat strategis, sehingga anggota Ikamaba mudah  menjangkaunya. Berbeda halnya jika jadi dipindah ke Islamic Centre. Ia berharap pihak yayasan  membatalkan rencana pemindahan tersebut. “Semoga tidak jadi diusir, masa sudah bagus di tengah kota mau dipindah ke Manyaran,” tuturnya.</p>
<p>Hal senada disampaikan oleh Mahsun, mantan Ketua Ikamaba periode 1990-1992. Ia sangat menyayangkan keputusan yayasan  memindah sekretariat Ikamaba ke Manyaran. Alasannya,  sebagai remaja masjid Baiturrahman, sudah semestinya mereka berada di kompleks masjid yang terletak di pusat Kota Semarang tersebut. ”Saya ikut prihatin dengan keputusan yayasan, kok bisa demikian. Seharusnya dengan nama remaja Masjid Baiturrahman, tempatnya masih berada dalam kompleks masjid,” tuturnya saat dihubungi lewat ponselnya.</p>
<p>Secara historis, tambah Mahsun, peran Ikamaba tidak bisa dipisahkan dengan keberadaan Masjid Baiturrahman. Sejak didirikan pada  1976, Ikamaba selalu meramaikan masjid dengan berbagai kegiatan keagamaan dan syiar Islam. Seperti pengajian Gambang Syafa’at yang diselenggarakan secara rutin bulanan setiap tanggal 25.</p>
<p>Kegiatan ini tak jarang mengundang perhatian masyarakat di luar Baiturrahman karena menampilkan beberapa tokoh terkenal seperti Emha Aiun Najib dengan gamelan Kiai Kanjengnya. Pun saat Ramadan tiba. Seperti tahun lalu, Ikamaba menyelenggarakan kegiatan ’Nyantri in Simpang Lima’ yang dikemas dalam bentuk diskusi. Sehingga sangat disayangkan jika Ikamaba harus hengkang dari kompleks masjid yang telah diramaikan dan dimakmurkannya tersebut. (ton/radarsemarang)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=15&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2007/03/27/yayasan-masjid-baiturrahman-bersih-bersih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/03/img_0125.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">IKAMABA - Remaja Masjid Baiturrahman</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mbah Surip, I Love U Full</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/09/27/mbah-surip-i-love-u-full/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/09/27/mbah-surip-i-love-u-full/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Sep 2006 14:58:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gambang Syafaat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/09/27/mbah-surip-i-love-u-full/</guid>
		<description><![CDATA[Hahahaha&#8230;.hahahaha&#8230;., I love U Full!! Slogan dari pria berumur 60-an ini membuat dunia makin bersahabat saja, bagaimana tidak, sosok mabah-mbah yang dari deskripsi fisik dan penampilannya, mbah yang satu ini memiliki berbagai keistimewaan. Salah satunya berambut gimbal menghiasi sosoknya layaknya penganut rasta ini, coba dech mana ada lelaki tua sanggup bernyanyi dengan gaya trash metal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=12&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> <img src="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/03/kolaborasi.jpg?w=418&#038;h=138" alt="kolaborasi.jpg" height="138" width="418" /></p>
<p><strong>Hahahaha&#8230;.hahahaha&#8230;., I love U Full!!</strong></p>
<p>Slogan dari pria berumur 60-an ini membuat dunia makin bersahabat saja, bagaimana tidak, sosok mabah-mbah yang dari deskripsi fisik dan penampilannya, mbah yang satu ini memiliki berbagai keistimewaan. Salah satunya berambut gimbal menghiasi sosoknya layaknya penganut rasta ini, coba dech mana ada lelaki tua sanggup bernyanyi dengan gaya trash metal dan bisa membuat suasana jadi lupa utang dan lupa segalanya alias hampir tak ada beban antara pendengar dan penyanyinya, semua enjoy dengan gaya regenya mbah surip ini</p>
<p>Malam lalu, kebetulan ada acara di Masjid Raya Baiturahman yang rutin diadakan tiap tanggal 25 ini dengan format forum diskusi bebas, yang special di edisi gambang syafaat ini kali dengan hadirnya CNKK (Cak Nun Kyai dan Kanjeng) berikut mbak Novi (Novia Kolopaking), Habib Umar Muthohar, beliau adalah pimpinan redaksi majalah Al Mihrab dan yang paling special adalah hadirnya Mbah Surip sekaligus yang tak luput juga menyanyikan lagunya yang berjudul Tak Gendong dan Bangun Tidur, mbah yang satu ini bernyanyi dengan gaya trash metal dan terus membuat penikmatnya tertawa dan tentu saja menikmati lagunya. Jangan salah lho…, sosok mbah-mbah jalanan namun kreatif ini sudah berkeliling dunia dan menghasilkan beberapa album rekaman dari tahun 1997 diantaranya, Ijo Royo-royo (1997), Indonesia I (1998), Reformasi (1998), Tak Gendong (2003) dan barang Baru (2004). Selain itu juga hadir Maestro Biola Indonesia Idris sardi, beliau ini berangkat dari musisi jalanan sama seperti mbah surip hanya beda nasib hehehe, dan juga sudah mengelilingidunia dan mempersembahkan gesekan biola yang sangat indah dan nikmat untuk di dengarkan.<span id="more-12"></span></p>
<p><img src="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/03/dsc_0147.jpg?w=184&#038;h=271" alt="dsc_0147.jpg" align="left" height="271" width="184" /></p>
<p>Mbah-Mbah yang bergaya rasta ini seakan tak mempunyai beban dalam perjalanan hidupnya, “hehehe, heheh, hehehe….” Selalu saja segaala pertanyaan yang diajukan pastilah ada tawa yang khas sembari bilang “ I Love U Full”, seakan sudah menjadi slogan mbah Surip ini hingga para penggemar yang juga memadati acara tersebut ikut meneriakkan slogan mbah Surip ini. Bener-bener dech kalau di deket mbah surip anda sekalian pasti lupa dengan permasalahan yang ada, patah hati, banyak utang, kerjaan mawut, broken home dll, dijamin fresh dech… gimana tidak, banyolan demi banyolan tak disangka terus mewarnai obrolan mabh suriop ayng juga selalu diselingi tawa khasnya itu….</p>
<p>Sembari melanjutkan makan sahur dengan yang lainnya terus bercanda dengan mbah Surip…<br />
Yach, di balik segala kerumitan permasalahan negara hingga pribadi, mbah surip inilah barang kali yang tidak pernah pusing dengan segala kerumitan yang ada seakan hidupnya tak pernah sepi dengan warna dalam hidupnya hingga menjadi pribadi yang sangat menarik.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=12&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/09/27/mbah-surip-i-love-u-full/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/03/kolaborasi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kolaborasi.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gambangsyafaat.files.wordpress.com/2007/03/dsc_0147.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsc_0147.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyelamatkan Masyarakat dari Kebodohan Berpikir</title>
		<link>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/08/31/menyelamatkan-masyarakat-dari-kebodohan-berpikir/</link>
		<comments>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/08/31/menyelamatkan-masyarakat-dari-kebodohan-berpikir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 31 Aug 2006 14:06:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>fian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gambang Syafaat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/08/31/menyelamatkan-masyarakat-dari-kebodohan-berpikir/</guid>
		<description><![CDATA[SEMARANG—Ikatan Pemuda Remaja Masjid Raya Baiturrahman (Ikamaba) Semarang, kemarin malam, menggelar pengajian Gambang Syafa’at Menyelamatkan Masyarakat dari Kebodohan Berpikir. Pengajian ini menghadirkan Budayawan Emha Ainun Nadjib ( Cak Nun), Gus Nuril Arifin (Ketua Perserikatan Beras Indonesia, Ketua Pondok Pesantren dan Ketua Perkumpulan semua agama di Indonesia), Pendeta Gunarto (Perwakilan umat Kristen dan beliau adalah Sarjana [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=7&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://gsikamaba.files.wordpress.com/2006/08/ok1.jpg?w=383&#038;h=179" alt="ok1.jpg" height="179" width="383" /></p>
<p><strong>SEMARANG—</strong>Ikatan Pemuda Remaja Masjid Raya Baiturrahman (Ikamaba) Semarang, kemarin malam, menggelar pengajian Gambang Syafa’at Menyelamatkan Masyarakat dari Kebodohan Berpikir. Pengajian ini menghadirkan Budayawan Emha Ainun Nadjib ( Cak Nun), Gus Nuril Arifin (Ketua Perserikatan Beras Indonesia, Ketua Pondok Pesantren dan Ketua Perkumpulan semua agama di Indonesia), Pendeta Gunarto (Perwakilan umat Kristen dan beliau adalah Sarjana Ilmu Islam dan sangat memahami ilmu islam), Bambang Sadono (Ketua DPD Golkar Jateng) , Mr. Is (Perwakilan warga Korea) dan hiburan musik dari Ikamaba Voice. Juga hadir grup musik Kiai Jurus dari Ungaran yang dipimpin oleh Rohanan. Pengajian yang dilaksanakan rutin setiap tanggal 25 ini berlangsung di halaman Masjid Baiturrahman Simpang Lima Semarang.<span id="more-7"></span></p>
<p>Dalam acara yang dihadiri lebih dari ratusan umat muslim ini, dan diiringi musik islami Cak Nun meminta masyarakat Indonesia banyak bertabarukan (meraih dan menyerap berkah ilmu sebanyak-banyaknya) khususnya para penerus bangsa yang akrap di sebut ABG, jangan hanya memikirkan gemerlap duniawi melainkan juga harus “nyelengi ibadah kanggo akherot” menabung bekal ibadah untuk akhirat. Indonesia, kata Cak Nun, sekarang harus bangkit, belajar berbenah diri, bekerja keras dan tidak perlu memikirkan hal-hal yang kurang menguntungkan, yang hanya menambah keterpurukan.</p>
<p>Bencana yang akhir-akhir terus menimpa, ingat Cak Nun, janganlah terlalu dipikirkan. “Sebab semua itu sudah kuasa-Nya yang diberikan bangsa ini agar tidak memulihkan seperti semula daerah tersebut. Melainkan harus membangun baru daerah-daerah yang terkena bencana terutama segi moral dan pendidikan.”</p>
<p>Bencana ini seperti halnya anatomi tubuh manusia yang sedang tidur dan mencari kenyamanan dengan bergerak sedikit untuk rasa nyaman tersebut begitu juga dengan alam ini, merasa kurang nyaman hingga harus bergerak sedikit dan harusnya kondisi bencana janganlah di pulihkan seperti semula melainkan harus dibangun generasi baru terutama dari segi moralitas dan pendidikan.</p>
<p>“Makin banyak dan makin sering pengajian forum kebersamaan seperti ini dilakukan, dari seluruh agama dan kalangan pemerintahan bersatu dalam satu forum, Insya Allah negara kita akan cepat bangkit dari kebodohan. Karena keberhasilan suatu negara berkembang adalah dari nasib generasi penerusnya, terutama moral dan pendidikan. Semoga Bangsa ini cepat pulih dari segala kesengsaraan, dan untuk pemerintahan waktu anda cuman 1,5 tahun untuk berbenah diri dari moralitas yg bejat, segeralah menyadari sebelum semua terlambat!! &#8220;.</p>
<p><font size="-1">Innalilahi wa inna ilaihi roji’un</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/gambangsyafaat.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/gambangsyafaat.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=gambangsyafaat.wordpress.com&amp;blog=913886&amp;post=7&amp;subd=gambangsyafaat&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gambangsyafaat.wordpress.com/2006/08/31/menyelamatkan-masyarakat-dari-kebodohan-berpikir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/8c2e5ed882e67d2bf43bcc7e7168f530?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">fian</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://gsikamaba.files.wordpress.com/2006/08/ok1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ok1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
